Sabtu, 16 Juli 2011

Catatan Si Brondong

Pagi itu aku terbangun dengan seribu kantuk yang menerpa. Karena malamnya aku hanya dapat memejamkan mata kurang dari lima jam. Segera ku ambil handphoneku, dan ku tatap sayu. Tak ada SMS! Oohh, betapa aku ingin marah di kala itu. Tapi aku diam, karena aku tidak ingin semua tau bahwa aku kecewa. Di mata banyak orang, aku terlihat kuat dan bukan sosok yang pecemburu. Yah, memang. Aku memang bukan orang yang pecemburu jika kamu tidak membuatku cemburu dengan semua foto-foto dan orang-orang itu !

Bangkit, dan bergegas memandang cermin. Terlihat sesosok monster di dalamnya. Mungkin seperti shrek, mak lampir, atau apa pun itu. Mata datar tanpa ekspresi. Lalu ku raih handukku dan segera ku menenggelamkan diri dalam pemandian yang dingin di pagi itu.
Ahh, cowok macam apa dia! Tidak ada pengertian, dan hanya keangkuhan yang tampak di luar. Apa aku harus mengajarinya dulu saat akan berbicara serius? Apa aku harus memberitahunya dulu apabila aku sedang marah ? bukankah itu adalah salah satu mukjizat lelaki? Dapat dengan mudah mereka membaca tingkah laku seorang wanita.

Aku berusaha pergi dari kekonyolanku itu. Aku tak mau memulai, aku bukan cowok. Dan aku juga bukan cewek jalang yang mau menghambur-hamburkan harga diri demi cowok. Itulah yang ada di pikiranku kala itu. Pikiran penuh amarah.

Coba ku ingat, kapan terakhir kali dia mengirim SMS ucapan selamat pagi saat aku terbangun? Kapan terakhir kali dia mengajakku kencan? Kapan terakhir kali dia memberi kata-kata manis saat aku akan pergi tidur? Ahh, aku tak tau.

Semua orang pasti mempunyai mimpi dan kesukaan. Semua orang pasti punya, dan aku tau itu! Tapi apa pantas kalau dia mengacuhkanku hanya demi bercinta dengan sebuah benda mati? Ingin ku banting saja benda itu, agar dia tidak akan membuatmu lupa lagi denganku!

Satu hari, kamu berkumpul dengan mereka. Aku tidak pernah melarang. Tapi yah, sekali lagi kamu melupakanku. Aku rasa, itu akan terus berjalan. Dan aku memutuskan untuk diam.

Ahh, memang hidup yang egois.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar